Home » Endang Suryana » Pertemuan-13

Pertemuan-13

Kepemimpinan visioner sangat dibutuhkan di era modern ini. Sebelum mengenal apa itu kepemimpinan visioner, mari kita bahas terlebih dahulu apa itu kepemimpinan? Kepemimpinan merupakan ilmu dalam mempengaruhi, mengajak, meyakin orang lain untuk mau melakukan suatu tujuan demi kepentingan kelompoknya.

Sedangkan visioner berarti berpikiran ke depan. Jadi kepemimpinan visioner bisa diartikan sebagai kerja yang difokuskan pada visi yang hebat untuk perubahan di masa depan.

Kepemimpinan yang visioner bertujuan sebagai agen perubahan jaman menuju yang lebih baik. Kepemimpinan gaya ini haruslah mereka yang memiliki kecerdasan dalam memprediksikan kebutuhan masa depan, sehingga bisa mempersiapkannya dari sekarang.

Kemudian nantinya, gambaran atau perubahan yang akan dilakukan untuk masa depan tersebut dapat dibuat sebagai visi dan misi yang jelas. Visi dan misi inilah nantinya yang akan dijadikan suatu kelompok atau organisasi untuk arah atau tujuan berjalannya organisasi tersebut.

Dalam dunia pendidikan, gaya kepemimpinan visioner ini sangat dibutuhkan. Pasalnya, kita sangat butuh suatu saat nanti akan lahir anak didik yang memiliki kemampuan untuk merubah jaman ke dalam yang lebih baik.

Ciri-ciri Kepemimpinan Visioner

Kepemimpinan visioner memiliki beberapa ciri utama. Berikut ciri-ciri kepemimpinan visioner tersebut.

1. Berwawasan luas dan pandangan ke depan

Kepemimpinan yang mengikuti gaya visioner harus memiliki wawasan ke depan. Jadi dalam gaya memimpinnya jelas, akan dibawa ke mana (perubahan ke depan) organisasinya nantinya.

Selain itu juga harus memiliki wawasan yang luas, tidak hanya ke depan tapi juga kebelakang sebagai bekal untuk menentukan visi dan misinya. Visi dan misi inilah nantinya yang harus dikemas sejelas-jelasnya agar anggotanya tahu ke mana arah untuk melangkah.

2. Berani bertindak

Keberanian juga harus dimiliki dalam gaya kepemimpinan visioner. Ingat, gaya kepemimpinan ini berasal dari imajinasi tentang masa depan yang lebih baik.

Tidak heran jika saat ini, visi dan misi tersebut akan terdengar sangat mustahil atau sebagai hal yang tidak mungkin dilakukan.Pasti akan banyak yang menetang atau mencibir.

Oleh karena itu, kepemimpinan ini harus berani dalam menghadapi semua halang rintangan tersebut.

Makanya memang harus dipersiapkan semua alasan dengan serasional mungkin ketika membentuk visi dan misi.

3. Mampu mempengaruhi orang lain

Karena terdengar imajinatif untuk visi dan misinya, maka gaya kepemimpinan ini harus memiliki kecakapan yang luar biasa agar bisa mempengaruhi orang lain untuk mau bekerja sama dengannya. Memang dibutuhkan kerja keras dan berani mengahadapi risiko.

4. Memiliki komitmen yang kuat

Orang yang menggunakan gaya kepemimpinan visioner harus memiliki komitemen yang kuat. Pasalnya, kita harus membuktikan kepada banyak orang untuk membuat ‘mimpi’-nya menjadi kenyataan.

Selanjutnya, pemimpin visioner juga harus membuat suatu mimpi menjadi aksi. Jadi ada aksi nyata yang dilakukan, tidak hanya sekadar visi atau misi saja. Namun, ada tindakan nyata yang dibuktikan untuk menuju kepada tujuan tersebut.

5. Kreatif dan inovatif

Menjadi pemimpin yang visioner juga harus berpikir secara kreatif dan inovatif. Pasalnya gaya kepemimpinan ini akan membuat paradigma baru. Jadi memang diperlukan orang yang aktif dan kreatif.

6. Membangun hubungan yang efektif

Pemimpin dengan gaya visioner harus memiliki kemampuan untuk membangun hubungan yang baik dengan orang lain di dalam organisasinya maupun di luar organisasinya.

Gaya kepemimpinan ini harus mampu memotivasi anggotanya agar terus melakukan aksi untuk mewujudkan visi dan misinya.

Langkah Menuju Kepemimpinan Visioner

Nah… setelah mengetahui apa ciri kepemimpinan visioner, kini saatnya untuk menuju kepemimpinan visioner.

Untuk menuju kepemimpinan yang visioner harus melakukan beberapa langkah. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menuju kepemimpinan visioner.

1. Ciptakan visi ke depan
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan visi yang jelas. Imajinasikan mimpi apa yang ingin diterjemahkan dalam sebuah visi agar memberikan paradigma baru atau perubahan baru yang baik untuk masa depan.

2. Merumuskan visi tersebut
Jika visi sudah dibuat, kini saatnya untuk merumuskan visi tersebut bersama bawahan atau anggota. Rumuskan apa, bagaimana, siapa, mengapa, kenapa visi tersebut.

Uraikan mulai dari mendefinisikan visi (apa), bagaimana cara menjalankan visi, siapa yang akan disasar, mengapa visi tersebut baik, dan kenapa harus dijalankan. Rumuskan hingga hal-hal terkecil, agar jelas dalam pelaksanaannya.

3. Mentransformasikan visi
Kemudian komunikasikan visi tersebut ke seluruh anggota dan tularkan ke semua elemen yang Anda tuju.

4. Mengimplementasikan visi
Kemudian ubah visi menjadi aksi nyata. Penjabaran yang sudah dirumuskan diubah menjadi suatu aksi nyata menuju visi yang dibuat tadi.

Gaya kepemimpinan visioner merupakan yang paling dibutuhkan untuk mengubah suatu organisasi menjadi lebih baik.

EPX

PEMIMPIN BERWAWASAN     Seorang pemimpin bisnis tidak akan membawa manfaat yang berarti bagi organisasi bisnis yang dikelolanya, kecuali ia memiliki semangat entrepreneurship yang tinggi. Dia harus memiliki wawasan atau horizon pandangan yang luas, berani mengambil keputusan yang sulit atau melawan arus, melihat jauh ke depan, dan tentu saja harus kaya dengan ide-ide orisinil dan segar. Tanpa kemampuan dan daya inovatif yang kuat, seorang pemimpin bisnis akan tertinggal dalam persaingan, dan tidak mampu membaca atau melihat peluang yang tersedia pada market. Organisasinya akan berada pada urutan belakang, atau sekedar pengekor dari yang sudah ada.

  • Pemimpin, memiliki kepemimpinan yang berasal dari VISI yang dimilikinya.
  • Kepemimpinan diperlukan oleh orang-orang dalamsetiap sistem sosial karena dibutuhkan untuk memberi arahan yang membawa harapan ke masa depan.
  • Hanya orang-orang yang dapat melihat masadepan yang penuh harapan dan yang dapat meyakinkan orang lain yang dapat mengarahkan dan akan diikuti oleh orang-orang itu.
  • Helen Keller (tuna rungu dan tuna netra) :” Tragedi terbesar dalam diri seorang manusia adalah bila mempunyai penglihatan, tetapi tidak mempunyai visi”
  • Pemimpin yang hebat adalah pemimpi. Jika mereka berhenti bermimpi, maka mereka berhenti hidup sebagai pemimpin.
  • Apakah manusia membuat impian, ataukah impian yang membuat manusia?
  • Kesimpulannya: Keduanya benar!!!
  • Membangun VISI adalah dengan mengintergrasikan potensi, kemampuan, pengalaman, dan peluang-peluang baru.
  • VISI berjangka panjang: 20 tahun atau lebih ke depan. Apa yang ingin dicapai/diwujudkan pada 20 tahun yang akan datang? Apa yang harus dipersiakan untuk menghadapi tantangan dalam 20 tahun ke depan ?
  • Visi atau impian adalah pandangan terhadap kehidupan/kondisi di masa depan sesuai yang diharapkan.

Sebagai individu Anda juga perlu memiliki wawasan/visi untukmenentukan tujuan-tujuan dan target-target yang ingin Anda capai. Berikut ini pertanyaan-pertanyaan yang dapat membantu Anda menentukan tujuan-tujuan dalam hidup Anda mendatang.

  1. Apa yang ingin saya lakukan?
  2. Saya ingin menjadi apa?
  3. Apa yang ingin saya lihat?
  4. Apa yang ingin saya miliki?
  5. Ke mana saya ingin pergi?
  6. Apa yang ingin saya bagi dengan orang lain?     


Leave a comment

August 2016
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Archives