Home » Endang Suryana » Pertemuan-11

Pertemuan-11

Minggu 11 ini kita akan bahas Bisnis dan Etika

images (1)

Mengapa etika diperlukan dalam bisnis? 

Bisnis adalah kegiatan yang mengutamakan rasa saling percaya. Dengan saling percaya maka suatu kegiatan bisnis akan berkembang karena memiliki relasi yang dapat dipercaya dan mempercayai. Sehingga etika dibutuhkan untuk semakin menumbuhkan dan memperkuat rasa saling percaya tersebut.

Kegiatan  bisnis  yang  makin  merebak  baik  di  dalam  maupun  di  luar  negeri,  telah  menimbulkan tantangan  baru,  yaitu  adanya  tuntutan  praktik  bisnis  yang  baik,  yang  etis,  yang  juga  menjadi tuntutan kehidupan bisnis di negara dunia

Ibarat sebuah mobil, laju mobil penting untuk dapat mengantarkan penumpangnya ke tempat tujuan. Mobil melaju karena injakkan pedal gas pengemudinya dan berhenti kerena injakan pedal rem. Injakan pedal gas mobil diperlukan agar mobil dapat melaju dan injakan pedal rem diperlukan agar mobil melaju dengan selamat.

Begitu pula sebuah perusahaan bergerak karena beraksinya sumber daya manusia bersama-sama sumber daya yang lain. Agar aksi manajemen perusahaan berjalan selamat perlu memperhatikan etika bisnis dan tanggung jawab sosial.

Etika dan tanggung jawab sosial perupakan rem perusahaan agar berkerja tidak bertabrakan dengan pemegang kepentingan perusahaan, seperti pelanggan, pemerintah, pemilik, kreditur, pekerja dan komunitas atau masyarakat.

Hubungan yang harmonis dengan pemegang kepentingan akan menghasilkan energi positif buat kemajuan perusahaan.

Etika bisnis akan memberikan pelajaran bahwa bisnis yang “berhasil” tidak hanya bisnis yang menuai keuntungan secara material saja melainkan bisnis yang bergerak secara etis membawa serta tanggung jawab dan memelihara hubungan baik antar manusia yang terlibat di dalamnya.

Prinsip-prinsip etika bisnis

  1. Prinsip otonomi.   Prinsip  ini  mengandung pengertian  bahwa  manusia dapat bertindak  secara  bebas  berdasarkan kesadaran  sendiri  tentang  apa  yang  dianggap  baik,  tetapi  otonomi  juga  memerlukan  adanya tanggung jawab
  2. Prinsip kejujuran. Kejujuran  adalah  prinsip  etika  bisnis  yang  cukup  penting  karena  menjamin  kelanggengan sebuah kegiatan bisnis. Beberapa contoh aspek kejujuran dalam kegiatan bisnis antara lain: : Kejujuran  dalam  menjual  atau  menawarkan  barang  dengan harga  yang  sesuai  dengan kualitas barang yang dijual atau ditawarkan tersebut. Kejujuran dalam kegiatan perusahaan  menyangkut hubungan kerja antar pemimpin dengan pekerja. Kejujuran dalam melakukan perjanjian-perjanjian bagi perjanjian kontrak, jual-beli maupun perjanjian-perjanjian yang lain
  3. Prinsip berbuat baik dan tidak berbuat jahat. Berbuat baik (beneficence) dan berbuat jahat (non maleficence) merupakan prinsip moral untuk bertindak baik kepada orang lain dalam segala bidang
  4. Prinsip keadilan.  Merupakan  prinsip  yang  menuntut  bahwa  dalam  hubungan  bisnis,  seseorang  memperlakukan orang lain sesuai haknya
  5. Prinsip hormat pada diri sendiri. Prinsip  ini  sama  artinya  dengan  prinsip  menghargai  diri  sendiri  bahwa  melakukan  hubungan bisnis,  manusia  memilih  kewajiban  moral  untuk  melakukan  dirinya  sebagai  pribadi  yang memiliki nilai sama dengan pribadi lainnya

Von der Embse dan R.A. Wagley dalam artikelnya di Advance Managemen Jouurnal (1988), memberikan tiga pendekatan dasar dalam merumuskan tingkah laku etika bisnis, yaitu :

  1. Utilitarian Approach : setiap tindakan harus didasarkan pada konsekuensinya. Oleh karena itu, dalam bertindak seseorang seharusnya mengikuti cara-cara yang dapat memberi manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat, dengan cara yang tidak membahayakan dan dengan biaya serendah-rendahnya.
  2. Individual Rights Approach : setiap orang dalam tindakan dan kelakuannya memiliki hak dasar yang harus dihormati. Namun tindakan ataupun tingkah laku tersebut harus dihindari apabila diperkirakan akan menyebabkan terjadi benturan dengan hak orang lain.
  3. Justice Approach : para pembuat keputusan mempunyai kedudukan yang sama, dan bertindak adil dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan baik secara perseorangan ataupun secara kelompok.

KESIMPULAN

Etika bisnis dalam perusahaan memiliki peran yang sangat penting, yaitu untuk membentuk suatu perusahaan yang kokoh dan memiliki daya saing yang tinggi serta mempunyai kemampuan menciptakan nilai (value-creation) yang tinggi, diperlukan suatu landasan yang kokoh.  Etika bisnis akan selalu menguntungkan perusahaan baik untuk jangka menengah maupun jangka panjang, karena :

  1. Mampu mengurangi biaya akibat dicegahnya kemungkinan terjadinya friksi, baik intern perusahaan maupun dengan eksternal.
  2. Mampu meningkatkan motivasi pekerja.
  3. Melindungi prinsip kebebasan berniaga
  4. Mampu meningkatkan keunggulan bersaing.

Untuk memudahkan penerapan etika perusahaan dalam kegiatan sehari-hari maka nilai-nilai yang terkandung dalam etika bisnis harus dituangkan kedalam manajemen korporasi yakni  dengan cara :

  • Menuangkan etika bisnis dalam suatu kode etik (code of conduct)
  • Memperkuat sistem pengawasan
  • Menyelenggarakan pelatihan (training) untuk karyawan secara terus menerus.

Perusahaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai etika bisnis, pada umumnya  termasuk perusahaan yang memiliki peringkat kepuasan bekerja yang tinggi pula, terutama apabila perusahaan tidak mentolerir tindakan yang tidak etis, misalnya diskriminasi dalam sistem remunerasi atau jenjang karier.

Perlu dipahami, karyawan yang berkualitas adalah aset yang paling berharga bagi perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan harus semaksimal mungkin harus mempertahankan karyawannya.

 

EP34


Leave a comment

August 2016
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Archives